Breaking News

Update Kasus Kematian Jurnalis Juwita: Penyelidikan dan Tuntutan Keadilan


Koordinasi Penyelidikan dengan POM AL
Polres Banjarbaru telah menyiapkan berkas perkara yang berisi bukti dan petunjuk terkait kematian Juwita. Berkas tersebut akan diserahkan ke Polisi Militer TNI Angkatan Laut (POM AL) untuk penyelidikan lebih lanjut. Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, menyatakan bahwa koordinasi dengan POM AL akan dilakukan terkait perkembangan kasus ini.

Keluarga Menuntut Keadilan
Keluarga Juwita menuntut keadilan atas kematian putri mereka. Mereka berharap proses hukum terhadap terduga pelaku, yang merupakan anggota TNI AL, dapat dilakukan secara transparan dan adil. Kakak kandung Juwita, Subpraja Ardinata, menyatakan harapannya agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perbuatannya.

Kejanggalan dalam Kematian Juwita
Sebelum ditemukan tewas, Juwita sempat berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ke arah Guntung Payung. Awalnya, kematiannya diduga akibat kecelakaan tunggal. Namun, rekan-rekan dan keluarga menemukan kejanggalan, seperti luka memar pada tubuh Juwita yang tidak wajar jika disebabkan oleh kecelakaan. Hal ini mendorong penyelidikan lebih lanjut yang akhirnya mengarah pada dugaan pembunuhan oleh kekasihnya sendiri, seorang anggota TNI AL.

Pengakuan Rekan Juwita tentang Hubungan dengan Terduga Pelaku
Rekan kerja Juwita mengungkapkan bahwa korban sempat bercerita tentang hubungannya dengan Kelasi Satu J, anggota TNI AL yang menjadi terduga pelaku. Juwita mengeluhkan komunikasi yang kurang baik dan sifat temperamental dari kekasihnya tersebut. Hal ini menambah dugaan adanya masalah dalam hubungan mereka sebelum tragedi terjadi.

Penahanan Terduga Pelaku
Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, mengonfirmasi bahwa terduga pelaku, Kelasi Satu J, telah ditahan dan sedang menjalani pemeriksaan. Pelaku telah berdinas di TNI AL selama empat tahun. Pihak berwenang memastikan bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional dan transparan.

Kasus ini terus menjadi perhatian publik, terutama dalam menyoroti isu kekerasan terhadap perempuan dan pentingnya penegakan hukum yang adil tanpa memandang status pelaku.

© Copyright 2022 - mediamassa.co.id